Para Pemimpin Koran Terima Honorary Police


Peringatan HUT ke-62 Bhayangkara kali ini ada warna baru. Sebab selain upacara, potong nasi tumpeng, kali ini tokoh masyarakat, pemuka agama, pengusaha dan tokoh pers, di Jawa Barat termasuk di Priangan Timur mendapat penghargaan (honorary police) dari Polwil Priangan.

Tercatat sebanyak 117 orang yang mendapat pengalungan medali dari Kapolwil Priangan Kombes Pol Drs Anton Charliyan MPKn di puncak acara HUT Bhayangkara di halaman Mapolwil Priangan, kemarin.

“Polisi tak bisa sendiri melakukan tugasnya untuk menciptakan lingkungan aman dan tertib. Karena tugas itu bukan mutlak tugas polisi tapi juga merupakan tugas bersama, antara masyarakat dengan kepolisian. Untuk itu kami menilai sangatlah pantas kalau dalam peringatan HUT Bhayangkara ini (ke-62, red), polisi juga bisa memberikan penghargaan kepada masyarakat yang sudah banyak membantu tugas polisi,” ujarnya.

Penerima honorary police tersebut tiga diantaranya General Manager Radar Tasikmalaya Dadan Alisundana, Pemimpin Perusahaan Acep Aryana serta Redaktur Pelaksana Ruslan Caxra. Ada juga tokoh pers seperti Dirut Pikiran Rakyat H Syafik Umar, Pimred Galamedia Utang M Rizal, Pimred Tribun Jabar Yusran Pare serta Pimred Surat Kabar Priangan Hazairin Mahesa.

Sesepuh Jawa Barat Solihin GP, mantan Gubernur Danny Setiawan dan mantan Wakil Gubernur Numan A Hakim serta Bupati Sumedang Don Murdono, turut menerima mendali itu. Kemudian Bupati Bandung Obar Sobarna, Bupati Tasikmalaya Tatang Farhanul Hakim, Danrem 062 Tarumanagara Kol Inf Adang Rahmat Sujana, Kabakorwil Priangan Dedi Gurnadi serta Para Dandim se-Priangan dan Dandenpom Garut.

Sementara beberapa personel Polwil Priangan mendapat penghargaan Satia Lencana Kesetiaan dari Kapolri Jendral Polisi Drs Sutanto. Penghargaan itu diberikan kepada tiga anggota kepolisiana atas jasanya dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya.

Mereka yakni Aiptu Ade Maskan yang telah melaksanakan tugasnya selama 24 tahun tanpa berhenti, Aiptu Ribut Wijianto yang telah bertugas selama 16 tahun serta Brigadir Yudia Rahmat yang telah melaksanakan tugasnya selama 8 tahun dengan baik.

Di akhir acara, ditampilkan beberapa peragaan kekuatan tubuh oleh sejumlah anggota Samapta Polres Garut. Mereka mempertontonkan kekuatan perut, leher dan sejumlah anggota tubuh lainnya untuk membengkokan batangan besi beton. Salah seorang diantaranya bahkan sempat disiram air keras pada kedua tangannya. Namun tak berbekas dan aksi memotong buah semangka oleh pedang di atas perut salah seorang anggota lainnya.

Sebelumnya, sekitar pukul 08.00, kapolwil menggelar upacara di Kampung Naga Kecamatan Salawu Kabupaten Tasikmalaya. Ia bertindak sebagai inspektur upcara (irup). Kemudian aara dilanjutkan penyerahan piagam penghargaan kepada masyarakat Salawu dan sekitarnya yang dianggap berjasa ikut memelihara kamtibmas. Dua diantaranya tokoh agama dari Salawu adalah K Abdul Halim dan Dr Sofyan, tokoh pemuda. (**)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: