Pilkada Ciamis Peluang


CIAMIS – Kans incumbent untuk bisa memenangi Pilkada Ciamis, nampaknya cukup berat. Pasalnya, calon yang bakal maju dalam Pilkada yang akan digelar pada Oktober mendatang, sama-sama memiliki peluang yang hampir kuat. Apalagi tradisi di Tatar Galuh tak ada yang menjabat Bupati dua periode.
Hal ini seperti dikatakan Agun Gunanjar Sudarsa, anggota Komisi II DPR RI asal daerah pemilihan Ciamis, Banjar dan Kuningan. Agun mengatakan itu sebagai masukan kepada incumbent Engkon Komara agar mampu bekerja keras jika ingin memenangkan dalam Pilkada Ciamis.
“Fakta telah membuktikan, incumbent yang diusung partai besar dalam Pilgub Jabar akhirnya kalah dengan calon yang diusung partai kecil. Sebab dalam pemilihan langsung ini lebih mengutamakan kekuatan figur. Jadi mesin politik partai tak akan berjalan optimal jika tak didukung dengan kekuatan calon yang memiliki figuritas menjual. Artinya figur yang diusung partai harus benar-benar dekat dan didukung oleh rakyat. “Kami mengingatkan ini agar incumbet bekerja keras mendekati calon pemilihnya dan jangan bangga diusung partai besar,” jelasnya.
Permasalahan ini pun ternyata tidak hanya milik orang Tatar Galuh Ciamis. Sebab orang-orang, terutama para politisi Kota Banjar yang telah memisahkan diri dari pemerintahan Kabupaten Ciamis, masih memberikan interesnya kepada dinamika di tubuh kabupaten induk semangnya.
Mereka memprediksi bahwa suara di tubuh PNS Pemkab Ciamis mulai terkotak-kotak bahkan cenderung kubu-kubuan. Hal ini sangat memberatkan incumbent yang mengharapkan sokongan dari mereka.
“Buktinya calon birokrat yang mengklaim didukung PNS, banyak dari mereka yang akan ikut manggung. Seperti halnya Tarso Damawinta, Subur Dwiono, Wawan Arief, Asep Suryana dan lainnya yang siap bersaing dengan incumbent Engkon Komara. Namun kalau Pak Engkon bisa memilih calon pendampingnya yang kuat dari kalangan birokrat, misalnya salah satu dari mereka, maka suara PNS pun akan bisa dirangkul kembali,” ujar Yayat, salah seorang aktivis di Kota Banjar.
Belum lagi calon dari kader partai yang telah lama mempersiapkan amunisi di perahunya untuk momen Pilkada Ciamis ini, yakni Jeje Wiradinata. Tidak dipungkiri, sambung Yayat, kekuatan Jeje yang berasal dari PDIP dengan organisasi sayapnya tidak boleh dianggap enteng.
“Tapi itu pun seandainya Pak Jeje bijak dalam memilih calon pendampingnya nanti. Jangan sampai malah memunculkan sikap apatis dari para simpatisan maupun kader partai. Berat. Apalagi suara di wilayah Selatan yang menjadi andalannya, kini terpecah oleh kehadiran Affandi yang ikut nimbrung menggunakan jalur independen. Pokoknya, pertarungan dalam Pilkada nanti pasti bakal seru,” paparnya. (dar)

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: